EN | ID PT Surya Biru Murni Acetylene, Tbk.

Berita

Berita Terbaru

26 Aug 2022

Penandatanganan MoU SBM dengan Universitas Gadjah Mada

PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBM) menandatangani Memorandum of...

22 Aug 2022

SBM Memperoleh Penghargaan dalam APINDO Awards 2022

Pada tanggal 21 Agustus 2022 PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBM)...

11 Feb 2022

SBMA Menandatangani MoU Pembelian Plant Oxygen

ADP – PT Surya Biru Murni Acetylene, Tbk. (“SBMA”) telah suske...

25 Jan 2022

Direktur Utama SBMA Melakukan Kunjungan ke DPMPTSP Kalimantan Timur

SBMA NEWS – Ibu Rini Dwiyanti selaku Direktur Utama PT Surya Biru Murni Ac...

08 Sep 2021

Pencatatan Perdana Saham SBMA di Bursa Efek Indonesia

Balikpapan – Pada hari Rabu (08/09) PT Surya Biru Murni Aectylene, Tbk. (&...

Direktur Utama SBMA Melakukan Kunjungan ke DPMPTSP Kalimantan Timur

25 Jan 2022

SBMA NEWS – Ibu Rini Dwiyanti selaku Direktur Utama PT Surya Biru Murni Acetylene, Tbk. (“SBMA”) telah kembali aktif di Balikpapan. Pada minggu pertama, beliau melakukan kunjungan ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu (“DPMPTSP”) Provinsi Kalimantan Timur di Samarinda bersama dengan Corporate Secetary, Ibu Cintia Kasmiranti pada Hari Selasa ini (25/01/2022).

Beliau menyempatkan bertemu dengan Bapak Puguh Harjanto, STTP, M.Si selaku Kepala DPMPTSP Kaltim dan membahas terkait Perizinan Satu Pintu melalui Online Single Submission (OSS). “Kami tentunya berharap, OSS ini dapat membantu pengusaha-pengusaha seperti SBM ini”, kata Bapak Puguh Harjanto.

Dalam kunjungannya, SBMA juga berbincang sedikit banyak mengenai topik hangat Ibu Kota Negara (“IKN”). “Saat ini memang sudah mulai masuk beberapa proyek strategis di Kaltim untuk menunjang IKN” kata Bapak Puguh Harjanto. Besarnya peluang pembangunan infrastruktur dan investasi di Kalimantan Timur, tentunya memberikan motivasi tersendiri untuk SBMA melakukan ekpansi bisnis dan menaikkan kapasitas produksi.

“Kami kan teh botol-nya industri Pak, momentum ini tentu peluang berharga bagi kami”, ujar Ibu Cintia Kasmiranti. Dengan adanya pembangunan infrastuktur untuk IKN dan banyaknya investor yang akan membuka industri baru di Kaltim tentu menjadi peluang bisnis yang sangat besar.

Saat ini, sekitar 90% hasil produksi SBMA memang digunakan untuk industri di area Kalimantan. Pada saat pandemi memanas, SBMA memfokuskan produksinya untuk membantu sektor medis dan melakukan suplai gas Oxygen secara masal. Namun sejak bulan Oktober, meski kebutuhan sektor medis menurun, operasional SBMA justru meningkat lebih pesat karena berbagai industri perlahan mulai kembali meningkatkan kapasitas produksinya pasca pandemi.

Memulai tahun yang baru, SBMA memiliki beberapa proyek besar dan telah mendantangani berbagi kontrak-kontrak baru. Manajemen percaya, tahun ini akan menjadi tahun yang baik bagi Perseroan.