EN | ID PT Surya Biru Murni Acetylene, Tbk.

Berita

Berita Terbaru

28 Apr 2026

PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk Raih Kontrak Strategis Rumah Sakit, Perkuat Ekspansi Sektor Kesehatan dan Kualitas Kinerja

PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (“Perseroan”) berhasil memperoleh kontrak strategis...

15 Apr 2026

Tancap Gas di Tengah Dinamika Industri, Perseroan Perkuat Fundamental dan Tegaskan Arah Pertumbuhan Jangka Panjang

Balikpapan, 15 April 2026 – PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (“Perseroan”) men...

16 Mar 2026

Kepercayaan Nyaris Mutlak, Perseroan Kukuhkan Kepemimpinan untuk Melaju Lebih Cepat dan Lebih Tangguh

Balikpapan, 16 Maret 2026 – PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (“Perseroan”) men...

15 Mar 2026

Warga Melek Investasi, SBMA Semakin Berdampak

Balikpapan, 15 Maret 2026 — PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) terus memperkuat komit...

13 Feb 2026

SBMA Perkuat Dukungan Pendidikan dan Lingkungan Sekolah di Balikpapan Timur

Di tengah geliat industri, tidak semua perusahaan mampu benar-benar hadir bagi lingkungan di seki...

Kinerja Tumbuh, Transformasi Menguat: SBMA Menutup 2025 dengan Posisi Solid sebagai Pemain Gas Industri Kalimantan

01 Jan 2026

Balikpapan, 1 Januari 2026
PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) menutup tahun 2025 dengan kinerja yang solid serta sejumlah capaian strategis yang memperkuat fondasi bisnis dan tata kelola perusahaan. Di tengah dinamika industri, Perseroan terus menunjukkan ketangguhan melalui pengelolaan operasional yang efisien, transformasi digital yang terarah, dan komitmen terhadap pertumbuhan berkelanjutan.

Hingga Kuartal III 2025, SBMA mencatat pendapatan bersih sebesar Rp102,75 miliar, tumbuh 6,35% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, laba bersih tercatat sebesar Rp10,17 miliar, meningkat sekitar 4,67% secara year-to-date hingga September 2025. Pencapaian tersebut mencerminkan efektivitas strategi pengendalian biaya, optimalisasi pemanfaatan aset, serta stabilitas permintaan gas industri di seluruh wilayah operasional Perseroan.

Dari sisi operasional, Perseroan mencatat peningkatan volume produksi gas sebesar 8%, didukung oleh optimalisasi kapasitas produksi, pemeliharaan preventif yang konsisten, serta pengelolaan distribusi yang semakin terintegrasi. Keandalan pasokan dan kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama dalam menjaga kepercayaan pelanggan lintas sektor industri.

Transformasi digital juga menjadi pilar penting sepanjang 2025. Implementasi Saffix Bottle Tracking System memungkinkan pelacakan tabung gas secara real-time di seluruh jaringan operasional, sekaligus meningkatkan keamanan, transparansi, dan efisiensi pengelolaan aset. Inisiatif ini diperkuat dengan penguatan integrasi dan pengkinian database tabung serta customer sebagai fondasi tata kelola berbasis data.

Komitmen terhadap keselamatan dan mutu kerja terus dijaga secara konsisten. Hingga akhir Kuartal III 2025, SBMA mencatat lebih dari 682.920 jam kerja tanpa Lost Time Injury, serta melanjutkan proses sertifikasi ISO 17025 untuk laboratorium pengujian gas sebagai bagian dari peningkatan jaminan kualitas produk.

Di sisi organisasi, Perseroan memperkuat profesionalisasi sumber daya manusia dan kepatuhan hukum melalui digitalisasi sistem SDM, penguatan tata kelola, serta penyiapan kebijakan operasional yang lebih terstandar dan akuntabel. Langkah ini menjadi bagian dari kesiapan SBMA dalam mendukung ekspansi dan diversifikasi usaha secara terukur.

Komitmen Perseroan terhadap kualitas dan keandalan layanan juga memperoleh pengakuan melalui penghargaan “Best Vendor 2025” dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, yang menegaskan posisi SBMA sebagai mitra strategis industri.

Menatap tahun 2026, PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan melalui penguatan efisiensi operasional, percepatan transformasi digital, serta pengembangan bisnis yang berfokus pada penciptaan nilai jangka panjang.

Sejalan dengan arah tersebut, Perseroan terus meningkatkan kualitas layanan dan secara bertahap memperluas jangkauan pasar, khususnya pada wilayah-wilayah dengan potensi pertumbuhan strategis, melalui penguatan kapabilitas operasional dan distribusi yang didukung oleh pendekatan yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan regional.