PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (“Perseroan”) berhasil memperoleh kontrak strategis...
Balikpapan, 15 April 2026 – PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (“Perseroan”) men...
Balikpapan, 16 Maret 2026 – PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (“Perseroan”) men...
Balikpapan, 15 Maret 2026 — PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) terus memperkuat komit...
Di tengah geliat industri, tidak semua perusahaan mampu benar-benar hadir bagi lingkungan di seki...
Di tengah geliat industri, tidak semua perusahaan mampu benar-benar hadir bagi lingkungan di sekitarnya. PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) memaknai kehadiran sebagai aksi peduli yang nyata. Melalui langkah sederhana namun bermakna, perusahaan menaruh perhatian pada ruang tumbuh anak-anak dan generasi mendatang, dimulai dari lingkungan sekolah yang menjadi bagian dari keseharian mereka.
Langkah tersebut tercermin dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) SBMA di SDN 010 Balikpapan Timur, sebuah sekolah dasar yang berlokasi tak jauh dari area operasional pabrik. Di sekolah inilah SBMA tidak sekadar datang membawa simbol kepedulian, melainkan solusi yang relevan: edukasi pemilahan sampah, bantuan tong sampah hasil pemanfaatan kembali kemasan material pabrik, serta dukungan alat penunjang pembelajaran siswa.
Pendekatan ini mencerminkan cara SBMA memaknai keberlanjutan sebagai nilai yang ditanamkan sejak dini. Pemanfaatan material daur ulang menjadi tong sampah tidak hanya menghadirkan solusi yang bernilai guna, tetapi juga menyampaikan pesan tentang ekonomi sirkular dan tanggung jawab lingkungan secara sederhana dan relevan bagi anak-anak.
Respons dari pihak sekolah pun berbicara banyak. Bagi SDN 010 Balikpapan Timur, kehadiran SBMA menjadi angin segar di tengah keterbatasan fasilitas yang selama ini dihadapi. Bantuan yang diberikan dinilai strategis tapi lebih dari itu, dukungan tersebut membuka harapan untuk melangkah lebih jauh,terutama dalam mendukung upaya sekolah membangun budaya peduli lingkungan dan meningkatkan kesiapan mengikuti Program Adiwiyata hingga tingkat nasional.
Lebih dari sekadar program sosial, kegiatan ini memperlihatkan bagaimana sebuah perusahaan industri dapat berperan sebagai mitra pembangunan lingkungan dan pendidikan. SBMA tidak berdiri di balik pagar pabrik, tetapi hadir di ruang-ruang yang membutuhkan perhatian seperti sekolah, generasi penerus, dan masa depan lingkungan sekitar.
Melalui langkah-langkah seperti ini, SBMA memperlihatkan bahwa keberlanjutan bukanlah konsep abstrak, melainkan rangkaian keputusan kecil yang konsisten, keputusan untuk peduli, untuk hadir, dan untuk meninggalkan dampak yang bertahan lama. Oleh sebab itu keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari sejauh mana kehadirannya membawa dampak positif yang tidak hanya membangun nilai perusahaan, tetapi juga meninggalkan jejak di hati masyarakat sekitarnya.